untuk kalian yang lupa diri
Berikut adalah video persembahan
dari kelompok kami. Video tersebut merupakan film pendek yang mengisahkan
bagaimana kehidupan seorang pemuda yang tidak pernah putus asa dalam meggapai
impiiannya. Film tersebut kami dedikasikan untuk orang-orang yang diluar sana
yang sedang merasa putus asa akan menghadapi peliknya kehidupan.
dari kelompok kami. Video tersebut merupakan film pendek yang mengisahkan
bagaimana kehidupan seorang pemuda yang tidak pernah putus asa dalam meggapai
impiiannya. Film tersebut kami dedikasikan untuk orang-orang yang diluar sana
yang sedang merasa putus asa akan menghadapi peliknya kehidupan.
Di film tersebut mengisahkan
bagaimana perbedaan kehidupan atara si kaya dan si miskin. Bagaimana mulai dari
mereka bangun pagi, mandi, berganti pakaian, sarapan, dan berangkat. Apa yang
mereka lakukan memanglah sama, namun kondisi mereka berbeda. Si kaya dengan
segala kelebihannya mengenai materi merasakan nyaman mulai dari ia bangun
sampai berangkat meninggalkan rumah. Sedangkan si miskin dengan segala
keterbatasan yang ia miliki ia tidak pernah mengeluh dan selalu bersyukur.
bagaimana perbedaan kehidupan atara si kaya dan si miskin. Bagaimana mulai dari
mereka bangun pagi, mandi, berganti pakaian, sarapan, dan berangkat. Apa yang
mereka lakukan memanglah sama, namun kondisi mereka berbeda. Si kaya dengan
segala kelebihannya mengenai materi merasakan nyaman mulai dari ia bangun
sampai berangkat meninggalkan rumah. Sedangkan si miskin dengan segala
keterbatasan yang ia miliki ia tidak pernah mengeluh dan selalu bersyukur.
Film pendek yang kami buat memang
tidak sebagus film-film diluar sana. Kami hanya ingin penonton tahu, bahwa
terkadang apabila kita diminta untuk bertukar tempat dengan yang kurang
beruntung dengan kita, kita akan menolaknya. Penolakan yang terjadi tersebut
menandakan bahwa ada sesuatu yang salah dalam kehidupan kita. Dengan segala
yang kita miliki sekarang ini, marilah kita bersyukur dan berterimakasih,
karena kita masih memiliki atap rumah yang masih melindungi kita dari sinar
matahari dan hujan, kita masih memiliki lemari pakaian dimana menandakan bahwa
kita memiliki pakaian yang layak dipakai, serta kita masih dapat tidur di
tempat tidur. Bersyukurlah dengan apa yang ada, maka kita akan menemukan sebuah
kebahagiaan dan arti hidup yang sesungguhnya. Cukup meminta-minta, mulai
bersyukur, menghargai, dan berbagi.
tidak sebagus film-film diluar sana. Kami hanya ingin penonton tahu, bahwa
terkadang apabila kita diminta untuk bertukar tempat dengan yang kurang
beruntung dengan kita, kita akan menolaknya. Penolakan yang terjadi tersebut
menandakan bahwa ada sesuatu yang salah dalam kehidupan kita. Dengan segala
yang kita miliki sekarang ini, marilah kita bersyukur dan berterimakasih,
karena kita masih memiliki atap rumah yang masih melindungi kita dari sinar
matahari dan hujan, kita masih memiliki lemari pakaian dimana menandakan bahwa
kita memiliki pakaian yang layak dipakai, serta kita masih dapat tidur di
tempat tidur. Bersyukurlah dengan apa yang ada, maka kita akan menemukan sebuah
kebahagiaan dan arti hidup yang sesungguhnya. Cukup meminta-minta, mulai
bersyukur, menghargai, dan berbagi.
Sebarkan kebahagiaan yang
sesungguhnya.
sesungguhnya.

0 komentar: